Easy Coding Logo

Dipublikasi pada tanggal 19 Mei 2026

70+ Rumus Excel Lengkap yang Wajib Diketahui Pemula

Data Analyst

Microsoft Excel adalah salah satu software yang paling banyak digunakan di dunia kerja. Mulai dari administrasi, finance, data analyst, HR, hingga bisnis semuanya menggunakan Excel untuk mengolah data.



Karena itulah kemampuan menggunakan rumus Excel menjadi skill yang sangat penting, terutama untuk pemula yang ingin meningkatkan skill kerja atau belajar data analyst.



Banyak orang hanya mengetahui rumus dasar seperti SUM dan AVERAGE, padahal Excel memiliki sangat banyak formula yang bisa membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien.



Pada artikel ini, kamu akan belajar 70+ rumus Excel lengkap mulai dari rumus dasar hingga rumus yang sering digunakan di dunia kerja dan data analyst.



Kenapa Harus Belajar Rumus Excel?

Menguasai rumus Excel memiliki banyak keuntungan seperti:

  • Mempercepat Pekerjaan
  • Mengolah Data Lebih Mudah
  • Membuat Laporan Lebih Rapi
  • Membantu Analisis Data
  • Skill Penting di Dunia Kerja
  • Berguna untuk Data Analyst



Saat ini bahkan banyak lowongan kerja yang mensyaratkan kemampuan Excel dasar hingga menengah.



Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan

Sebelum masuk ke daftar lengkap rumus Excel, penting untuk memahami bahwa beberapa formula jauh lebih sering digunakan dibanding lainnya.



Rumus yang paling umum dipakai:

  • SUM
  • IF
  • VLOOKUP
  • HLOOKUP
  • COUNTIF
  • AVERAGE
  • SUMIF
  • INDEX MATCH



Kalau kamu menguasai rumus-rumus tersebut, kamu sudah memiliki fondasi yang sangat bagus.





1. SUM

SUM adalah rumus Excel penjumlahan yang digunakan untuk menjumlahkan angka secara otomatis.

Contoh:

=SUM(A1:A10)

Rumus ini sangat sering digunakan dalam laporan penjualan dan analisis data.



2. AVERAGE

AVERAGE digunakan untuk menghitung nilai rata-rata.

Contoh:

=AVERAGE(A1:A10)

Rumus ini termasuk rumus Excel rata rata yang paling sering digunakan.



3. MAX

MAX digunakan untuk mencari nilai terbesar dalam sebuah data.

Contoh:

=MAX(A1:A10)



4. MIN

MIN digunakan untuk mencari nilai terkecil.

Contoh:

=MIN(A1:A10)



5. COUNT

COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka.

Contoh:

=COUNT(A1:A10)



6. COUNTA

COUNTA digunakan untuk menghitung jumlah sel yang tidak kosong.

Contoh:

=COUNTA(A1:A10)



7. COUNTBLANK

COUNTBLANK digunakan untuk menghitung jumlah sel kosong.

Contoh:

=COUNTBLANK(A1:A10)



8. IF

IF adalah rumus Excel logika yang sangat populer.

Contoh:

=IF(A1>75,"Lulus","Tidak Lulus")



9. SUMIF

SUMIF digunakan untuk menjumlahkan data dengan kriteria tertentu.

Contoh:

=SUMIF(A1:A10,"Makanan",B1:B10)



10. COUNTIF

COUNTIF digunakan untuk menghitung jumlah data berdasarkan kondisi tertentu.

Contoh:

=COUNTIF(A1:A10,"Lulus")



11. VLOOKUP

VLOOKUP digunakan untuk mencari data secara vertikal.

Contoh:

=VLOOKUP(A2,D1:F10,2,FALSE)



VLOOKUP termasuk rumus Excel yang paling sering digunakan di dunia kerja.

12. HLOOKUP

HLOOKUP digunakan untuk mencari data secara horizontal.

Contoh:

=HLOOKUP(A1,B1:F5,2,FALSE)



13. XLOOKUP

XLOOKUP adalah versi modern dari VLOOKUP.

Contoh:

=XLOOKUP(A2,B2:B10,C2:C10)



14. INDEX

INDEX digunakan untuk mengambil nilai dari posisi tertentu.

Contoh:

=INDEX(A1:A10,3)



15. MATCH

MATCH digunakan untuk mencari posisi data.

Contoh:

=MATCH("Laptop",A1:A10,0)



16. INDEX MATCH

INDEX MATCH sering digunakan sebagai alternatif VLOOKUP.

Contoh:

=INDEX(B1:B10,MATCH(A1,A1:A10,0))



17. LEFT

LEFT digunakan untuk mengambil karakter dari kiri.

Contoh:

=LEFT(A1,3)



18. RIGHT

RIGHT digunakan untuk mengambil karakter dari kanan.

Contoh:

=RIGHT(A1,3)



19. MID

MID digunakan untuk mengambil karakter di tengah teks.

Contoh:

=MID(A1,2,4)



20. LEN

LEN digunakan untuk menghitung jumlah karakter.

Contoh:

=LEN(A1)



21. CONCAT

CONCAT digunakan untuk menggabungkan teks.

Contoh:

=CONCAT(A1,B1)



22. TEXT

TEXT digunakan untuk mengubah format data menjadi teks tertentu.

Contoh:

=TEXT(A1,"dd/mm/yyyy")



23. TODAY

TODAY digunakan untuk menampilkan tanggal hari ini.

Contoh:

=TODAY()



24. NOW

NOW digunakan untuk menampilkan tanggal dan jam saat ini.

Contoh:

=NOW()



25. DATE

DATE digunakan untuk membuat format tanggal.

Contoh:

=DATE(2026,5,20)



26. DAY

DAY digunakan untuk mengambil angka hari dari tanggal.

Contoh:

=DAY(A1)



27. MONTH

MONTH digunakan untuk mengambil bulan dari tanggal.

Contoh:

=MONTH(A1)



28. YEAR

YEAR digunakan untuk mengambil tahun dari tanggal.

Contoh:

=YEAR(A1)



29. ROUND

ROUND digunakan untuk membulatkan angka.

Contoh:

=ROUND(A1,2)



30. ROUNDUP

ROUNDUP digunakan untuk membulatkan angka ke atas.

Contoh:

=ROUNDUP(A1,0)



31. ROUNDDOWN

ROUNDDOWN digunakan untuk membulatkan angka ke bawah.

Contoh:

=ROUNDDOWN(A1,0)



32. ABS

ABS digunakan untuk mengubah angka negatif menjadi positif.

Contoh:

=ABS(A1)



33. SQRT

SQRT digunakan untuk menghitung akar kuadrat.

Contoh:

=SQRT(A1)



34. POWER

POWER digunakan untuk menghitung pangkat.

Contoh:

=POWER(A1,2)



35. RAND

RAND digunakan untuk menghasilkan angka random.

Contoh:

=RAND()



36. RANDBETWEEN

RANDBETWEEN menghasilkan angka random dalam range tertentu.

Contoh:

=RANDBETWEEN(1,100)



37. AND

AND digunakan untuk mengecek beberapa kondisi sekaligus.

Contoh:

=AND(A1>70,B1>70)



38. OR

OR digunakan untuk mengecek salah satu kondisi benar.

Contoh:

=OR(A1>70,B1>70)



39. NOT

NOT digunakan untuk membalik logika TRUE/FALSE.

Contoh:

=NOT(A1>70)



40. IFERROR

IFERROR digunakan untuk menangani error.

Contoh:

=IFERROR(A1/B1,0)



41. TRIM

TRIM digunakan untuk menghapus spasi berlebih.

Contoh:

=TRIM(A1)



42. SUBSTITUTE

SUBSTITUTE digunakan untuk mengganti teks tertentu.

Contoh:

=SUBSTITUTE(A1,"lama","baru")



43. FIND

FIND digunakan untuk mencari posisi karakter.

Contoh:

=FIND("A",A1)



44. SEARCH

SEARCH digunakan untuk mencari teks tertentu.

Contoh:

=SEARCH("Excel",A1)



45. UPPER

UPPER digunakan untuk mengubah teks menjadi huruf besar.

Contoh:

=UPPER(A1)



46. LOWER

LOWER digunakan untuk mengubah teks menjadi huruf kecil.

Contoh:

=LOWER(A1)



47. PROPER

PROPER digunakan untuk membuat huruf awal menjadi kapital.

Contoh:

=PROPER(A1)



48. ISNUMBER

ISNUMBER digunakan untuk mengecek apakah data berupa angka.

Contoh:

=ISNUMBER(A1)



49. ISTEXT

ISTEXT digunakan untuk mengecek apakah data berupa teks.

Contoh:

=ISTEXT(A1)



50. UNIQUE

UNIQUE digunakan untuk mengambil data unik.

Contoh:

=UNIQUE(A1:A10)



51. FILTER

FILTER digunakan untuk memfilter data berdasarkan kondisi.

Contoh:

=FILTER(A1:B10,B1:B10="Lulus")



52. SORT

SORT digunakan untuk mengurutkan data.

Contoh:

=SORT(A1:A10)



53. TRANSPOSE

TRANSPOSE digunakan untuk mengubah baris menjadi kolom.

Contoh:

=TRANSPOSE(A1:B5)



54. CHOOSE

CHOOSE digunakan untuk memilih data berdasarkan index.

Contoh:

=CHOOSE(2,"A","B","C")



55. OFFSET

OFFSET digunakan untuk mengambil referensi sel tertentu.

Contoh:

=OFFSET(A1,2,1)



56. INDIRECT

INDIRECT digunakan untuk mengubah teks menjadi referensi sel.

Contoh:

=INDIRECT("A1")



57. ROW

ROW digunakan untuk mengambil nomor baris.

Contoh:

=ROW(A1)



58. COLUMN

COLUMN digunakan untuk mengambil nomor kolom.

Contoh:

=COLUMN(A1)



59. NETWORKDAYS

NETWORKDAYS digunakan untuk menghitung jumlah hari kerja.

Contoh:

=NETWORKDAYS(A1,B1)



60. WORKDAY

WORKDAY digunakan untuk mencari tanggal hari kerja.

Contoh:

=WORKDAY(A1,7)



61. EOMONTH

EOMONTH digunakan untuk mencari akhir bulan.

Contoh:

=EOMONTH(A1,0)



62. TEXTJOIN

TEXTJOIN digunakan untuk menggabungkan teks dengan separator.

Contoh:

=TEXTJOIN(", ",TRUE,A1:A5)



63. SWITCH

SWITCH digunakan untuk mengganti banyak kondisi.

Contoh:

=SWITCH(A1,1,"Satu",2,"Dua")



64. IFS

IFS digunakan untuk mengecek banyak kondisi.

Contoh:

=IFS(A1>90,"A",A1>80,"B")



65. XMATCH

XMATCH digunakan untuk mencari posisi data modern.

Contoh:

=XMATCH("Laptop",A1:A10)



66. LET

LET digunakan untuk menyimpan variable dalam formula.

Contoh:

=LET(x,A1*2,x+10)



67. SEQUENCE

SEQUENCE digunakan untuk membuat urutan angka otomatis.

Contoh:

=SEQUENCE(5)



68. SUMPRODUCT

SUMPRODUCT digunakan untuk mengalikan dan menjumlahkan array.

Contoh:

=SUMPRODUCT(A1:A5,B1:B5)



69. COUNTIFS

COUNTIFS digunakan untuk menghitung data dengan banyak kondisi.

Contoh:

=COUNTIFS(A1:A10,"Lulus",B1:B10,">70")



70. SUMIFS

SUMIFS digunakan untuk menjumlahkan data dengan banyak kondisi.

Contoh:

=SUMIFS(C1:C10,A1:A10,"Makanan",B1:B10,">10")



Penutup

Menguasai rumus Excel adalah skill penting yang sangat berguna di dunia kerja maupun data analyst.



Dengan memahami formula seperti:

  • SUM
  • IF
  • VLOOKUP
  • COUNTIF
  • AVERAGE
  • XLOOKUP

kamu sudah memiliki fondasi yang sangat kuat untuk mengolah dan menganalisis data menggunakan Excel.



Semakin sering praktik menggunakan Excel, semakin cepat juga kemampuanmu berkembang.